#1
TOPSKOR   |   Harian Olahraga Pertama di Indonesia
Milan Paling Muda di Seri A
09 September 2019 09:40 WIB
MILAN – Pemilik AC Milan telah menetapkan target sebelum mercato musim panas ini dibuka. Mereka menginginkan para pemain muda untuk fondasi skuat juara. Usia muda akan menguntungkan bagi klub yang ingin membangun tim kompetitif di kandang sendiri, mampu tampil lebih baik sejalannya waktu.

Rafael Leao (20 tahun), Theo Hernandez dan Ismael Bennacer (21 tahun), Leo Duarte (23 tahun), Rade Krunic dan Ante Rebic (25 tahun) diboyong. Mereka menjadikan Milan sebagai tim paling ‘kecil’ di Seri A dengan usia rata-rata 24 tahun dan 125 hari. Satu-satunya yang berada di bawah rata-rata 25 tahun. “Kami memiliki banyak pemain muda, mungkin akan lebih baik memiliki lebih banyak pemain berpengalaman,” ujar Direktur Teknik Paolo Maldini dan tangan kanannya Zvonimir Boban.

Situasi I Rossoneri bertolak belakang dengan Juventus FC. Skuat asuhan Maurizio Sarri  mencatatkan usia rata-rata 29 tahun 219 hari, tertua di Seri A. FC Internazionale membukukan 28 tahun (27 tahun dan 329 hari), sedangkan rata-rata SS Lazio 28 tahun dan 37 hari.


Baca Juga :
- Beruntung! AC Milan Batal Kalah dari SPAL
- Bek Milan Ini Kencani Model Seksi Penuh Tato, Ternyata Bekas Gebetan Aguero

ACF Fiorentina berada di peringkat kedua skuat termuda dengan rata-rata 25 tahun dan 28 hari, diikuti US Sassuolo (25 tahun dan 312 hari), Udinese Calcio (25 tahun dan 319 hari), Hellas Verona (25 tahun dan 363 hari) dan Brescia Calcio (26 tahun dan 7 hari).

US Sampdoria berada di posisi tengah dengan 26 tahun dan 131 hari, lalu AS Roma (26 tahun dan 151 hari), SSC Napoli (26 tahun dan 335 hari), Torino FC (27 tahun dan 4 hari), Genoa CFC (27 tahun dan 37 hari) serta Atalanta BC (27 tahun dan 241 hari).

Parma Calcio diperkuat banyak pemain senior dan mencatatkan rata-rata 28 tahun dan 177 hari, Cagliari Calcio dan Bologna Calcio memiliki rasio usia setara (28 tahun dan 206 hari), lalu ada Lecce Calcio (29 tahun dan 55 hari), dan SPAL yang tertua kedua (29 tahun dan 136 hari).

Kendati memiliki segudang pemain muda, pelatih Marco Giampaolo tetap optimistis mengincar zona Liga Europa. Dia punya kiper belia dengan jam terbang tinggi di turnamen domestik dan internasional, Gianluigi Donnarumma. Gigio, 20 tahun, telah mengumpulkan 166 penampilan. Alessio Romagnoli, menjadi pemimpin di usia 24 tahun, tampil 155 kali dengan Milan. Giacomo Bonaventura, 30 tahun, baru pulih dari cedera dan mengoleksi 152 laga. Mungkin beberapa pekan ke depan, Jack-gelandang itu biasa disapa-duduk di bangku cadangan.

Dari enam pemain baru Milan, setengahnya masih asing di Seri A. Semua memiliki profil menarik. Rafael Leao dan Leo Duarte hanya melalui satu musim sebagai starter di Prancis dan Brasil. Ismael Bennacer telah membela Empoli FC dua musim, satu diantaranya di Seri B. Gelandang muda itu juga salah satu dari sedikit pemain inti yang telah menjadi juara di luar Italia: mendapat penghargaan sebagai pemain terbaik di Piala Afrika.

Rebic telah memenangkan Piala Jerman dengan Eintracht Frankfurt pada musim 2017/18. Penyerang kedua itu tidak memiliki permainan kaki khas pemain Kroasia tapi fisiknya tangguh, stamina jempolan dan cepat. Dalam formasi 4-3-3, mungkin bergerak secara efektif di kiri dan fleksibel. Personalitasnya tidak biasa.

Theo Hernandez merupakan cadangan Real Madrid di Eropa, Lucas Paqueta mengangkat Piala Amerika meski hanya main lima menit. Leao, harga mencapai 35 juta euro (sekira Rp548 miliar) akan jadi andalan Giampaolo.

Observasi Kouame


Baca Juga :
- Kabar Baik untuk Milanisti! Madrid Siap Serahkan Luka Jovic, Begini Penjelasannya
- Cedera Betis Lagi Latihan, AC Milan Khawatir Musim Zlatan Ibrahimovic Berakhir

Direktur Olahraga Frederic Massara ingin menambah kepingan pemain muda. Dia melakukan observasi lanjutan terhadap Christian Kouame yang gagal didapatkannya semasa bekerja di AS Roma.

Winger 21 tahun asal Pantai Gading tersebut dipertimbangkan sebagai salah satu pemain dengan masa depan prospektif. Kouame dapat bergerak di kedua sayap maupun sentral serangan. Dalam dua pekan awal Seri A, Kouame sudah menciptakan gol ganda untuk Genoa CFC.* Dari berbagai sumber

BERITA TERKAIT

Total Komentar 0
Tulis Komentar +
news
ARTIKEL SEBELUMNYA