#1
TOPSKOR   |   Harian Olahraga Pertama di Indonesia
Terbukti! Mourinho Hanya Butuh Tiga Laga untuk Memprediksi Hasil MU dan Benar
03 September 2019 20:21 WIB
MANCHESTER – Selepas dipecat Manchester United (MU) pada akhir Desember 2018, Jose Mourinho belum lagi melatih tim mana pun. Kesibukannya saat ini adalah jadi komentator di sebuah stasion televisi. Biasanya, berlanjut jadi pengamat di luar pertandingan. Sudah pasti, media di Eropa langsung bertanya soal MU.

Mourinho diminta menyampaikan analisisnya soal kondisi MU saat ini. Utamanya di Liga Primer 2019/20. Usai MU menang atas Chelsea 4-0 di laga pekan pertama, Mourinho memaparkan analisisnya. “Chelsea tidak kompak saat bertahan. Terlalu banyak ruang terbuka dan tidak agresif mencari bola,” kata Mourinho.


Baca Juga :
- Klasemen Liga 1; Sedap! Hanya Persib yang Punya Sembilan Poin, Artinya Menang Terus
- Hobi Jebol Gawang Lawan, Pemain dari Lampung Timur Ini Sudah Koleksi 14 Gol, Keren!

“Di semua lini, Chelsea tidak kompak. Tapi saya pikir, MU akan menemui kesulitan jika melawan tim lebih rapat,” ujar Mourinho. “Apalagi, jika MU tanpa striker murni.” Setelah Mourinho berkata itu, MU imbang lawan Wolverhampton Wanderers, dikalahkan Crystal Palace, dan imbang lagi lawan Southampton.


Baca Juga :
- Handanovic Sudah Uzur tapi Kontraknya Mau Diperpanjang, Mau Pensiun di Inter?
- Tulis Pesan Ini di Tengah Wabah Corona, Chicharito Jadi Bulan-bulanan di Twitter

Artinya, apa yang disampaikan Mourinho terbukti. Hanya dalam tempo tiga laga, semua omongannya jadi kenyataan. Artinya, tak sulit bagi Mourinho mecari akar masalah yang membuat performa MU belum juga kompetitif. Itulah mengapa dia ingin merombak MU tapi tak didukung manajemen tim.*

BERITA TERKAIT

D
BarC4!
Total Komentar 0
Tulis Komentar +
news
ARTIKEL SEBELUMNYA