#1
TOPSKOR   |   Harian Olahraga Pertama di Indonesia
news
Sempat Tertinggal, Serena Bangkit di US Open
30 August 2019 13:00 WIB
NEW YORK – Serena Williams membuktikan performanya belum habis dengan lolos ke babak ketiga Grand Slam Amerika Serikat (AS) Terbuka 2019. Sempat tertinggal, petenis 37 tahun itu mampu bangkit dan mengalahkan Catherine McNally di Arthur Ashe Stadium, New York, Kamis (29/8) WIB, 5-7, 6-3, dan 6-1.

Kemenangan ini memperpanjang rekor Serena yang selalu lolos dari babak kedua dalam 19 penampilannya di AS Terbuka. Sejak debut di New York, 1998 silam, mantan petenis nomor satu dunia itu setidaknya mampu mencapai babak ketiga. Bahkan, sembilan di antaranya bertahan hingga partai puncak.

Serena tercatat sebagai petenis tersukses pada Era Terbuka bersama Chris Evert dengan enam gelar juara. Total, ia ada di posisi ketiga peraih gelar terbanyak sepanjang gelaran AS Terbuka. Posisi pertama dan kedua ditempati Molla Bjurstedt Mallory dan Helen Wills Moody, dengan delapan dan tujuh gelar.


Baca Juga :
- Dikalahkan Petenis Muda di Final US Open, Serena Merasa Bangga
- Juara US Open 2019, Bianca Andreescu Sebut Serena Williams Legenda Hidup

“Kemenangan hari ini (kemarin) terasa luar biasa,” ujar Serena usai pertandingan. “Saya selalu ingin memenangi pertandingan, termasuk saat saya tak berada dalam permainan terbaik karena itu bisa menjadi ujian. Dalam beberapa tahun terakhir, entah kenapa saya begitu menikmati pertandingan sulit.”

Misi lain yang juga diusung Serena dalam AS Terbuka, kali ini, mencoba menyamai rekor Margaret Court yang sudah mengantongi 24 gelar grand slam atau petenis putri dengan gelar terbanyak sepanjang masa. Sejak memenangi Australia Terbuka 2017 lalu, ibu satu anak itu memang mengalami paceklik.

Padahal, setelah itu, Serena tiga kali menjejak final. Salah satunya di AS Terbuka, tahun lalu, di mana ia takluk dari petenis muda Jepang, Naomi Osaka, 2-4, 4-6. Tak hanya kalah, hasil negatif itu juga dinodai insiden perang mulut antara dirinya dengan wasit yang memimpin pertandingan karena dianggap curang.

Peluangnya untuk menggenapi gelar grand slam kembali terbuka di Wimbledon, 1-16 Juli lalu. Namun, lagi-lagi, Serena gagal usai disingkirkan petenis asal Rumania, Simona Halep, 2-6, 2-6. Berkaca dari rentetan hasil buruk itu, Serena [un bertekad mengakhiri paceklik gelar utama di negara asalnya.

Berbicara soal pertandingan, kemarin, Serena mengaku melakukan beberapa kesalahan seperti set pertama. “Saya tidak akan bisa memenangi sebuah turnamen jika terus melakukan kesalahan. Tapi, saya tahu bahwa saya harus lebih lebih baik lagi. Saya yakin bisa melakukannya,” Serena menuturkan.

Jika merujuk pada pertandingan, kemarin, permainan Serena memang tak sebaik sebelumnya. Pada hari pertama, petenis kelahiran 26 September 1981 itu tanpa kesulitan menyingkirkan Maria Sharapova. Ketika itu, mantan pemain nomor satu dunia tersebut menang dua set langsung 6-1, 6-1.


Baca Juga :
- Masih 19 Tahun, Bianca Andreescu Sudah Kalahkan Serena Williams 2 Kali di Final
- Konta Minta Hentikan Bahasa Negatif

Pada babak ketiga AS Terbuka, hari ini, Serena masih menunggu pemenang antara Karolina Muchova maupun Hsieh Su Wei yang hingga berita ini diturunkan masih berlaga. Namun, melawan siapa pun di Flushing Meadow, Serena jelas lebih diunggulkan daripada dua calonnya tersebut.

Nasib berbeda justru dialami sang kakak, Venus Williams. Langkah petenis 39 tahun itu terhenti pada babak kedua setelah kalah dari wakil Ukraina, Elina Svitolina, 4-6, 4-6. Kekalahan ini membuat Venus, untuk kali kedua secara beruntun, gagal bertahan hingga pekan kedua AS Terbuka.*MUHAMMAD RAMDAN DARI BERBAGAI SUMBER

loading...

BERITA TERKAIT

Total Komentar 0
Tulis Komentar +
ARTIKEL SEBELUMNYA