#1
TOPSKOR   |   Harian Olahraga Pertama di Indonesia
news
WAWANCARA DJADJANG NURDJAMAN: Kami Akan Memulai dengan Taktik Baru
26 August 2019 12:03 WIB
BANJARMASIN - Tugas berat menyapa Djadjang Nurdjaman. Pelatih yang akrab disapa Djanur itu harus bisa mengangkat prestasi Barito Putera dan menyelamatkan tim berjuluk Laskar Antasari lolos dari zona degradasi.

Sebuah pertaruhan besar buat karier kepelatihannya. Tapi Djanur, berani melangkah dan mengambil tugas tersebut. Apa alasannya ia menerima tawaran Barito? Dan, apa rencananya ke depan? Berikut wawancara eksklusifnya bersama TopSkor:


Kapan persisnya Anda sepakat melatih Barito Putera?
Dealnya 18 Agustus lalu. Itu juga lewat perbincangan panjang dan perumusan pola kerja yang saya kontruksikan membawa Barito lolos degradasi dan tetap bertahan di kompetisi Liga 1. Butuh waktu tiga hari untuk mencapai kesepakatan dengan Barito.
Anda diincar PSGC Ciamis. Tapi akhirnya memilih Barito. Apa pertimbangannya?
Pertimbangannya karena saya mencintai sepak bola dan sangat menghormati orang-orang yang mencintai dan sangat perduli dengan sepak bola nasional. Sepanjang sejarah berdirinya Barito, tim ini sangat eksis. Tidak pernah dijual atau dipindahtangankan. Oleh keluarga Hasnuryadi, klub ini tetap terjaga dan terawat sampai sekarang. Karena itu saya mau bekerja untuk mereka yang sangat peduli dengan eksistensi klubnya.
Itu dari Anda, boleh tahu alasan Barito mengontrak Anda?
Sederhana saja sih. Manajemen Barito meminta bantuan saya untuk mengubah prestasi Barito. Minimal tetap bertahan di kompetisi Liga 1. Meski memang sangat berat mengingat posisi Barito yang sangat rawan.
Atau karena Anda pelatih yang sukses angkat Persebaya dari posisi rawan?
Itu juga jadi alasannya. Tapi kini situasinya agak berbeda. Saya datang ke Persebaya saat itu dengan poin 17. Barito baru punya 12 poin. Dugaan saya, mungkin di akhir putaran pertama kami berada di peringkat 17 atau 18.
Lantas apa target Anda di putaran kedua?
Enggak muluk-muluk, saya cukup bangga kalau akhir musim ini Barito bisa berada di posisi ke-15. Artinya lolos degradasi dan bertahan di kompetisi Liga 1 musim depan. Syaratnya harus bisa meraih kemenangan kandang dan tidak kehilangan poin tandang.
Apa opsi Anda untuk bisa angkat prestasi Barito?
Dari hasil diskusi dan pemetaan saya, tim harus mengganti tiga pemain asingnya. Karena kontribusinya sangat minim. Mereka tidak bisa angkat prestasi tim. Dan itu sudah disetujui manajemen tim.
Siapa saja yang didepak dan siapa penggantinya?
Kami hanya mempertahankan Rafael Silva. Tiga lainnya harus meninggalkan klub. Yakni Artur Jesus, Lucas Silva, dan Yoo Jae-Hoon. Untuk penggantinya kami baru dapat Kosuke Yamazaki. Dua lainnya masih negosiasi. Asalnya dari Brasil.
Kenapa pilih Kosuke?
Dia masih bermain apik bersama Yangon United. Diapun kapten di sana. Artinya masih jadi pemain penting dengan posisi yang cukup sentral. 
Dari barisan pemain lokal, siapa yang Anda rekrut?
Adalah satu atau dua pemain. Namanya nanti saja. Mereka bukan pemain top nasional. Karena pemain top sudah dipagari dan tidak akan dilepas timnya.
Kapan Anda mulai bertugas memimpin tim?
Besok (Senin, 26/8) saya sudah mulai melatih. Saya sudah konsolidasi dengan seluruh pemain. Kami akan memulai dengan taktik baru untuk hadapi Semen Padang di partai tandang nanti. Dan setahap demi setahap, saya akan masukkan karakter permainan saya ke mereka.*DANI WIHARA


Baca Juga :
- Teja Pakualam ke Persib, Aqil Savik dan Natshir Hijrah ke Bandung United
- Luizinho Passos Bicara soal Potensi Tiga Kiper Persib, Proses Adaptasi, dan Rumor Penambahan Kiper

 

BIODATA

Djadjang Nurdjaman

Lahir: 30 Maret 1959

Usia: 60

 

Karier Kepelatihan

2012-2017         Persib

2017/18              PSMS

2018/19              Persebaya


Baca Juga :
- Soal Isu Renovasi Stadion Si Jalak Harupat untuk Piala Dunia, Panpel Persib Tetap Tenang
- Timnas U-19 Latihan Perdana, Begini Hasil Pantauan Pelatih Shin Tae Yong

2019                     Barito

 

loading...

BERITA TERKAIT

Total Komentar 0
Tulis Komentar +
ARTIKEL SEBELUMNYA