#1
TOPSKOR   |   Harian Olahraga Pertama di Indonesia
Tujuh Pemain Ini Bisa Jadi Mesin Uang Juventus
13 August 2019 13:23 WIB
TURIN – Juventus FC memiliki mesin uang berjalan saat ini. Kelebihan jumlah pemain bisa dimanfaatkan untuk meraup pemasukan ekstra besar. Mengingat kuota Liga Champions maksimal 25 pemain, maka ada tujuh orang mesti dijual. Operasi perampingan tim berpotensi mendatangkan hampir 100 juta euro  (sekira Rp1,59 triliun) yang berasal dari gaji kotor dan amortisasi kepemilikan pemain. Sangat bagus untuk memperbaiki neraca klub.

Bukan berarti Juve tidak menginginkan semua pemain ini tapi mereka bisa menghasilkan keuntungan dan membuat klub menghemat. Kandidat pertama adalah Paulo Dybala karena menjamin profit besar, termasuk penghematan 18 juta euro. Tapi jika pada akhirnya harus bertahan di Juve, bakat seperti ini seharusnya masuk dalam daftar UEFA.

Kedua, Gonzalo Higuain yang memberikan beban 31 juta permusim, kemudian Mario Mandzukic 13 juta euro. Mereka kemungkinan besar hanya jadi penonton di Liga Champions ketika pasukan Maurizio Sarri bertanding. Sama halnya dengan Daniele Rugani, setelah Matthijs De Ligt diboyong ke Continassa. Mattia Perin dan Marko Pjaca, yang dianggap sama sekali tidak berguna bagi pelatih anyar, telah menguras 7 juta euro dan 8 juta euro setiap musim.


Baca Juga :
- Brescia Akan Mengundurkan Diri jika Seri A Dilanjutkan di Tengah Wabah Corona
- Rencana Barcelona: Bentuk Trio Messi, Neymar, dan Lautaro

Di bagian tengah, tidak ada gelandang lama yang posisinya sangat aman pasca perekrutan Adrien Rabiot dan Aaron Ramsey. Blaise Matuidi ada di urutan teratas jadi korban. Kemungkinan pengeluaran Si Nyonya Besar bisa lebih ringan 15 juta euro saat pemain asal Prancis itu dijual. Sami Khedira, Miralem Pjanic, Rodrigo Bentancur hingga Emre Can harus siap mendengar kabar buruk dilego ke klub lain.

I Bianconeri semakin kompetitif juga berkat peningkatan pendapatan yang konstan. Bagaimanapun juga di musim 2018/19, pengeluarkan meningkat sampai sekitar 450 juta euro antara gaji dan amortisasi. Namun, berkat Cristiano Ronaldo, pemasukan klub melebihi 450 juta euro ditambah laba sekira 120 juta euro dari pelepasan pemain.

Operasi mercato musim panas ini (dari De Ligt sampai Rabiot) akan menimbulkan beban hingga 70 juta euro permusim, dengan kembalinya Higuain dari masa pinjaman ke Chelsea FC, jumlahnya naik ke 100 juta euro. Sebaliknya keuntungan sejauh ini baru berasal dari penjualan Joao Cancelo dan Moise Kean, mencapai 51 juta euro. Tentu saja masih jauh dari kata cukup. Juve masih punya waktu tiga pekan untuk membenahi neraca.

Janji Douglas Costa

Di akhir kepemimpinan Massimiliano Allegri, muncul kabar keretakan hubungan dengan Douglas Costa. Winger tersebut berkali-kali dirumorkan masuk daftar jual. Namun, situasi berubah 180 derajat ketika tampuk pimpinan dimiliki Sarri. Dia menjadi salah satu pemain kesayangan eks tecnico SSC Napoli.


Baca Juga :
- Milan Antisipasi Kepergian Ibra dengan Memburu Milik
- Lautaro Minta Nilai Kontrak Lebih Baik jika Inter Ingin Dirinya Tetap di Meazza

“Saya ingin membuktikan kualitas saya. Saya tidak berhasil melakukannya musim lalu karena terlalu sering cedera. Saya yakin ini akan menjadi musim yang berbeda. Para penyerang akan bersenang-senang bersama saya di lapangan karena saya lebih suka membantu mereka mencetak gol,” dia berjanji.

Pemain terkesan dengan cara Sarri mengubah identitas Juve yang selama ini identik dengan gaya Allegri. Douglas Costa berusaha merasuk dalam mekanisme di mana sekarang lebih menekankan pada intensitas, suka permainan bola cepat, mengutamakan pressing dan mempertahankan garis bertahan yang jauh di depan. Mengingatkannya kepada karakter Pep Guardiola, mentor semasa di Bayern Muenchen.*** Dari berbagai sumber

BERITA TERKAIT

Total Komentar 0
Tulis Komentar +
ARTIKEL SEBELUMNYA