#1
TOPSKOR   |   Harian Olahraga Pertama di Indonesia
news
Djanur Absen Pimpin Latihan, Alasannya Ternyata Logis dan Bermanfaat bagi Persebaya
07 August 2019 15:14 WIB
SURABAYA – Pelatih Persebaya Surabaya Djadjang Nurdjaman memilih absen memimpin latihan Senin (5/8) lalu. Rupanya pelatih yang akrab disapa Djanur itu tidak sedang berlibur. Ketika itu, ia menyempatkan menonton laga antara Bhayangkara United melawan Madura United di Jakarta yang berakhir seri 1-1.

Djanur rupanya sedang mengintip kekuatan Laskar Sape Kerrab. Sebab pada Sabtu (10/8) mendatang Persebaya akan menjamu Madura United di Stadion Gelora Bung Tomo. Laga ini tetap dianggap penting bagi Persebaya setelah dalam enam pertandingan hanya menang sekali.

"Saya sudah mengamati performa Madura United. Yang pasti kami akan mencoba untuk tidak memberikan keleluasaan kepada mereka karena secara individu pemain mereka bagus-bagus," kata Djanur ditemui usai memimpin latihan di lapangan Unesa, Selasa (6/8).


Baca Juga :
- Comvalius dan Cunha Dipinjamkan, Arema Cuci Gudang
- RD Tak Tertarik Membangun Proyek Maduraticos Jilid II

Meski tidak mau dianggap bakal menerapkan strategi man to man marking, Djanur menegaskan, yang jelas dirinya tidak ingin pemainnya memberi ruang kepada pemain lawan. "Mungkin istilahnya compact deffence saja, kemudian soal penjagaan, siapa pun yang terdekat dengan lawan, itu jadi tugasnya. Tapi jangan terlalu teknislah," ujarnya.

Djanur mengaku ada sedikit keuntungan karena Madura United baru bermain. "Seharusnya itu bisa dimanfaatkan karena mereka baru balik dari Jakarta hari ini (kemarin). Kami sudah dua hari latihan. Artinya ini suatu kelebihan, semoga bisa lebih agresif pada pertandingan Sabtu mendatang," mantan pelatih PSMS Medan ini menambahkan.

Disinggung mengenai banyaknya pemain cedera di kubu Madura United, Djanur tidak terlalu memikirkan itu. "Saya lihat saat lawan Bhayangkara FC, striker Madura United Aleksandar Rakic diganti dalam keadaan cedera. Tapi kelihatannya tidak serius. Berpikir positif saja, mereka akan full team kecuali Jaimerson," ujar legendaPersib Bandung ini.

Djanur juga memuji mental tanding Madura United saat lawan Bhayangkara FC karena bisa menyamakan skor meski sempat tertinggal. "Itulah mental Madura, sebagai pemain punya mental bagus dan berpengalaman. Jadi tidak panik ketika ketinggalan dan main tandang," ujar pelatih 60 tahun itu.

Saat ini Djanur tengah mengotak-atik lini belakangnya. Sebab pada pertandingan mendatang dua bek  andalannya, Otavio Dutra dan Hansamu Yama, absen karena terkena hukuman akumasi kartu kuning.

Pada posisi bek tengah Persebaya tinggal menyisakan tiga nama. Mereka adalah Andri Muliadi, M. Syaifuddin, dan Rachmat Irianto. "Kami sedang memikirkan siapa di antara mereka yang akan jadi starter. Hari ini (kemarin) kami coba dalam latihan. Besok coba lagi siapa, sambil saya dikusi dengan jajaran pelatih lainnya," katanya.


Baca Juga :
- Slamet Nurcahyo, Supersub yang Tak Senang Disebut Supersub
- Pelatih Persebaya Aji Santoso Siapkan Tim hadapi Empat Kompetisi

Dari ketiga nama itu, Djanur merasa berat menaruh Rachmat Irianto pada posisi bek tengah. Sebab Rian, sapaan akrabnya, dalam dua pertandingan terakhir diplot sebagai gelandang bertahan. "Dua pertandingan dia main full time pada posisi itu. Artinya ada sinyal untuk dia berposisi gelandang bertahan lagi," ujar Djanur.

Jika kembali menang dalam laga bertajuk Derbi Suramadu ini, Persebaya berpeluang menaikkan posisi kembali ke papan atas Liga 1 2019. Sementara ini skuat Bajul Ijo berada pada peringkat keenam dengan koleksi 17 poin.*M Bahrul Marzuki

loading...

BERITA TERKAIT

news
Nyaman di Harian TopSkor, Mantap di TopSkor.id
Total Komentar 0
Tulis Komentar +
ARTIKEL SEBELUMNYA