#1
TOPSKOR   |   Harian Olahraga Pertama di Indonesia
Jadi Cadangan Zidane, Morata-James Bisa Jadi Kekuatan Baru Simeone
16 July 2019 13:59 WIB
MADRID – Atletico Madrid bertekad menghancurkan duopoli FC Barcelona dan Real Madrid di Spanyol. Itu mengapa mereka pun bersaing mati-matian dalam mendapatkan pemain buruannya di bursa musim panas kali ini. Setelah memboyong Joao Felix dan Hector Herrera, Atletico siap mencuri James Rodriguez dari Madrid.

Setelah dua musim dipinjamkan ke FC Bayern Muenchen, pemain Kolombia itu kembali dengan niat bertahan. Namun, penuhnya pemain Los Blancos membuatnya kembali masuk daftar “operasi pelepasan” Madrid. SSC Napoli bernafsu mendatangkannya tapi mulai mundur teratur dengan masuknya Atletico sebagai pesaing.

Bersamaan dengan itu, Alvaro Morata yang pernah sekamar ganti dengan James di Madrid seolah mengirimkan pesan. Saat diwawancarai EFE di Los Angeles de San Rafael, penyerang Spanyol itu mengakui keputusannya pindah ke Atletico merupakan hal yang tepat.


Baca Juga :
- Bungkam Mallorca, Atletico Madrid Makin Nyaman di Zona Liga Champions
- Jornada 34 LaLiga: Real Madrid Makin Dekat dengan Gelar Juara, serta Beberapa Laga Seru di Papan Atas dan Bawah Klasemen

“Atletico adalah hal terbaik dalam hidup saya,” kata Morata yang datang pada Januari 2019 dan akhirnya dipermanenkan musim depan hingga 2024 dari Chelsea FC. Pemain 26 tahun itu seakan-akan ingin membuka jalan kepada James untuk melakukan hal serupa: pindah ke Wanda Metropolitano, kandang Atletico.

Morata meninggalkan Madrid dua musim lalu, sama seperti James setelah tidak mendapatkan kepercayaan dari Zinedine Zidane. Pelatih asal Prancis itu hanya menempatkan dua pemain berkelas ini di bangku cadangan. Morata dilepas ke Chelsea, sementara James dipinjamkan ke Muenchen. Kini, keduanya berpotensi reuni dan bersatu lagi di bawah arahan El Cholo.

Kualitas keduanya tak perlu diragukan lagi. Mereka termasuk pemain juara karena bagian dari Madrid saat memenangkan gelar La Liga 2016/17, Super Eropa 2016, Piala Dunia Klub 2016, dan Liga Champions 2016/17. Pengalaman berharga itu bisa menjadi kunci lonjakan kualitas Atletico.

Ketika 2016/17, Morata memainkan 26 laga, 14 diantaranya sebagai starter, tetapi di Liga Champions, di mana ia hanya turun sekali sebagai starter dan mencetak tiga gol. Sementara di Atletico, sang striker tampil 17 kali, dan 14 diantaranya sebagai starter. Salah satu faktor yang membuat dia mendapatkan menit bermain lebih adalah karena kasus cedera yang menimpa Diego Costa.

Lalu untuk James, sama seperti Morata, ia juga bagian penting dari lapis kedua Madrid di era Zidane, Sebagian besar pertandingan yang ia mainkan di La Liga, dengan 22 penampilan dan 14 di antaranya starter. Tetapi di Liga Champions berbeda, dan bahkan ia tak masuk skuat ketika bermain di final 2016/17 di Cardiff.

Lepas Pemain

Untuk mendatangkan James sendiri, Atletico harus mulai memikirkan melepas pemain lain. Selain untuk biaya transfer dan gajinya, mereka kelebihan stok pemain untuk lini serangan. Sejauh ini ada dua nama yang disebut-sebut bakal dikorbankan: Angel Correa dan Nikola Kalinic.

Correa telah berada di Atletico selama empat musim, tapi selama itu performanya dianggap stagnan. Diprediksi bakal jadi penerus Sergio Aguero, nyatanya winger Argentina itu hanya bisa menyarangkan 30 gol dan 23 assist dari 188 laga bersama Atletico.

Sementara Kalinic lebih parah lagi. Ia bahkan tak selevel dengan Morata maupun Costa. Striker asal Kroasia itu tak bisa menolong Atletico lebih banyak, terutama di Liga Champions. Sekarang tinggal menunggu keputusan apa yang akan diambil oleh Andrea Berta (Direktur Olahraga) dan Miguel Angel Gil Marin (CEO) terkait masa depan kedua pemain tersebut.*** DINI WULANDARI/CR5 DARI BERBAGAI SUMBER

 


Baca Juga :
- Bilbao vs Real Madrid: Laga Klasik yang Dapat Tentukan Persaingan Gelar
- Tumbangkan Getafe, Real Madrid Perlebar Jarak dengan Barcelona


 

 

BERITA TERKAIT

Total Komentar 0
Tulis Komentar +
news
ARTIKEL SEBELUMNYA