#1
TOPSKOR   |   Harian Olahraga Pertama di Indonesia
news
'Perang Bintang' di Blibli Indonesia Open 2019
15 July 2019 15:45 WIB
JAKARTA - Kurang dari 24 jam lagi, perhelatan akbar Indonesia Ipen 2019 akan segera berlangsung di Istora Senayan, Jakarta. Bertajuk Blibli Indonesia Open 2019 part of HSBC BWF World Tour Super 1000, turnamen bulutangkis terbaik di dunia ini akan berlangsung pada 16-21 Juli mendatang.

Menariknya, turnamen ini wajib diikuti oleh para pebulutangkis teratas di peringkat dunia, karena termasuk dalam turnamen HSBC BWF World Tour Super 1000, id mana hanya ada tiga turnamen di dunia yang masuk dalam kategori Super 1000, yaitu China Open, All England dan Indonesia Open, sehingga dipastikan 'Perang Bintang' akan tersaji.

Sebagai tuan rumah, Indonesia akan mengirimkan sejumlah wakil terbaiknya. Salah satunya pasangan ganda putra peringkat empat dunia, Mohammad Ahsan/Hendra Setiawan. Meski tak muda lagi, pasangan ini menjadi salah satu andalan merah putih untuk bisa meraih gelar juara di turnamen ini. Bukan tanpa alasan, pasca rujuk kebali di awal tahun 2018, grafik permainan pasangan yang dijuluki The Daddies kian melonjak naik. Apalagi, saat keduanya sukses keluar sebagai juara All England Open 2019 beberapa waktu lalu. Meski begitu, Ahsan/Hendra mengaku pasang target semifinal di Blibli Indonesia Open 2019.


Baca Juga :
- Sempat Tertinggal di Set Pertama, Ginting Sukses Kalahkan Antonsen
- Praveen/Melati Takkan Remehkan Ganda Prancis di Perempat Final Indonesia Masters

"Untuk target, kami ingin tembus semifinal dulu. Sebenarnya mau lolos babak demi babak saja, tidak mau mikir terlalu jauh. Mungkin kalau tiga-empat tahun lalu targetnya bisa juara. Sekarang lawan sudah bagus-bagus dan lebih muda, jadi kami fokus untuk enjoy bermain dan memberikan yang terbaik di lapangan," ungkap Hendra.

Pada laga perdana nanti, Ahsan/Hendra akan berjumpa dengan wakil Inggris, Marcus Ellis/Chris Langridge. Sejauh ini tercatat Ahsan/Hendra sudah tiga kali bertemu dengan Ellis/Langridge dan mereka memenangkan ketiga pertemuan itu. Namun, hasil sebelumnya itu diakui Ahsan/Hendra tak menjadi patokan dan mereka mengaku akan tetap mewaspadai Ellis/Langridge. Ditambah, pasangan Inggris tersebut baru saja menjadi juara di European Games 2019.

"Mereka pemain bagus dan kami tidak mau lengah, apalagi, mereka baru juara di Eropa dan lagi percaya diri. Siapapun lawannya, kami harus siap dari awal. Kalau pemain Inggris tipenya suka dilambat-lambatkan, mengulur waktu, kami harus lebih sabat," kata Hendra.

Sektor ganda putra Indonesia memang paling berpeluang untuk bisa meraih gelar juara di Indonesia Open 2019. Pasalnya, selain Ahsan/Hendra, sektor ini juga diperkuat oleh beberapa pasangan top 10 dunia seperrti Marcus Fernaldi Gideon/Kevin Sanjaya Sukamuljo, dan peringkat enam dunia, Fajar Alfian/Muhammad Rian Ardianto. Serta tiga pasangan lainnya, Berry Anggriawan/Hardianto, Ricky Karanda Suwardi/Angga Pratama dan Wahyu Nayaka Arya Pangkaryanira/ Ade Yusuf Santoso.

Maka tak heran, jikaKepala Bidang Pembinaan dan Prestasi PP PBSI, Susy Susanti, menargetkan satu gelar juara bagi Indonesia dari sektor ini. "Pada Blibli Indonesia Open 2019 kami menargetkan satu gelar juara, dan tentunya sektor ganda putra yang saat ini paling berpeluang untuk mencapai target itu. Tetapi tahun ini nomor andalan tak hanya ganda putra saja, tetapi juga kita punya ganda campuran dan tunggal putra yang cukup kuat. Sedangkan kami pun berharap dari sektor tunggal putri dan ganda putri mereka bisa menciptakan kejutan dan tampil lebih baik dari tahun lalu," papar Susy.

"Persiapan cukup baik dan saat ini kondisi atlet sudah siap untuk melakoni pertandingan. Kami berharap di Blibli Indonesia Open, para atlet bisa tampil maksimal, karena memang ini salah satu target kami, selain poinnya tinggi, Blibli Indonesia Open sudah masuk hitungan ke Olimpiade," tambahnya.

Pada sektor lainnya, Indonesia juga mengirim wakil terbaiknya. Nama-nama seperti tunggal putra Anthony Sinisuka Ginting, tunggal putri Gregoria Mariska Tunjung, ganda putri Greysia Polii/Apriyani Rahayu, dan ganda campuran Praveen Jordan/Melati Daeva Oktavianti, menjadi tumpuan merah putih untuk bisa menciptakan sejarah baru di hadapan publik Istora.


Baca Juga :
- Tunggal Putri Tuan Rumah Bertumbangan
- Begini Komentar HaGlo Usai Kalahkan Wakil Taiwan Dalam 2 Set Langsung

Sementara itu, pebulutangkis papan atas dari berbagai dunia juga sudah berdatangan ke ibu kota, dan menyatakan siap untuk tampil di ajang yang menyediakan hadiah total senilai USD 1.250.000 atau hampir Rp 17 miliar ini. Seperti juara bertahan tunggal putra dari Jepang, Kento Momota.

Sang pemilik gelar Indonesia Open 2015 dan 2018 itu mengaku siap tampil maksimal di Istora tahun ini. Tak hanya ingin mempertahankan gelar, pasalnya di ajang Blibli Indonesia Open 2019 juga menjadi salah satu turnamen yang poinnya masuk dalam perhitungan babak kualifikasi Olimpiade Tokyo 2020 mendatang. Sehingga dipastikan ia dan para atet lainnya akan berjuang keras untuk mendapatkan poin sebanyak-banyaknya. ***

loading...

BERITA TERKAIT

Total Komentar 0
Tulis Komentar +
ARTIKEL SEBELUMNYA