#1
TOPSKOR   |   Harian Olahraga Pertama di Indonesia
news
Faktor Nonteknis Jadi Penyebab Perserang Loyo saat Tandang
09 July 2019 14:21 WIB
SERANG – Perserang Serang baru merasakan satu kemenangan dari empat pertandingan yang sudah dimainkan dalam babak penyisihan grup Liga 2 2019 Wilayah Barat. Satu-satunya kemenangan itu diraih saat Perserang mengalahkan Aceh Babel United FC 2-0 di Stadion Maulana Yusuf, Serang, Banten.

Artinya, Perserang selalu gagal saat tandang. Dari tiga laga tandang awal, tim berjulukan Laskar Singa Ndaru itu selalu tampil loyo. Pertama dipaksa tumbang 0-1 oleh Sriwijaya FC di Stadion Jakabaring, kedua kalah 1-2 dari Persiraja Banda Aceh di Stadon H. Dimurthala, terakhir dipermalukan PSMS Medan 2-3 di Stadion Teladan.

Hal itu menjadi pertanyaan besar bagi pencinta sepak bola Banten, khususnya Serang. Alhasil, saat ini Perserang mendekam di peringkat kedelapan klasemen sementara Wilayah Barat. Pelatih kepala Perserang, Jaya Hartono, menjabarkan alasan timnya gagal dalam tiga laga tandang tersebut.


Baca Juga :
- Permain dan Ofisial Persiraja Diarak dan Disambut Hangat Warga Aceh
- Penantian Panjang Persita Tangerang dan Persik Kediri Akhirnya Tertuntaskan

“Faktor ada di nonteknis. Bisa dilihat, sewaktu kami melawan Sriwijaya FC seharusnya kami bisa membawa pulang satu poin. Tapi wasit tidak menjalankan tugasnya dengan baik. Pemain kami dijatuhkan di dalam kotak penalti dengan keras tapi tidak pelanggaran. Padahal sangat jelas itu penalti,” Jaya mengungkapkan.

“Kemudian kami main di kandang Persiraja, mereka bermain brutal. Dan itu dilindungi oleh wasit, luar biasa sekali. Main pukul main hajar dari belakang itu selalu dilindungi wasit. Saat kalah di kandang PSMS Medan kami akui wasit bagus. Kami kalah karena kesalahan pemain belakang kami sendiri,” mantan pelatih Persik Kediri itu menambahkan.

Menurut Jaya, tiga kekalahan tersebut menjadi pelajaran penting bagi dirinya sekaligus tim asuhannya. Pria yang juga pernah menangani Persib Bandung itu mengatakan, ada beberapa hal yang harus dievaluasi, terutama lini belakang yang kurang solid. Baginya itu membuat timnya gagal mencapai target yang dicanangkan.

“Selain itu pemain juga harus bisa menjaga motivasi untuk mempertahankan kemenangan. Motivasi untuk bisa menambah gol lagi demi kemenangan. Jadi hanya masalah motivasi saya lihat,” Jaya menuturkan.


Baca Juga :
- Sriwijaya FC Belajar dari Dua Kekalahan melawan Persita Tangerang
- Laga Persik vs Persiraja bagaikan Final Kepagian

Menurut mantan bek sayap kiri timnas ini, ketika melawan PSMS, setelah Perserang unggul 1-0 pada babak pertama, motivasi pemainnya datar-datar saja. “Jadi lawan ingin membalas, umpamanya kami punya motivasi 60 persen tapi lawan malah 70 sampai 80 persen. Masalahnya itu saja,” ujar Jaya.

Setelah menjalani tur Sumatra di Aceh dan Medan, Perserang akan melakoni tiga laga kandang beruntun. Pertama menjamu Persibat Batang Sabtu (13/7), dilanjutkan PSGC Ciamis Jumat (19/7), dan terakhir menghadapi PSCS Cilacap Selasa (23/7). “Target kami seluruhnya mendapat tiga poin,” Jaya menegaskan.*Sumargo Pangestu

loading...

BERITA TERKAIT

news
Nyaman di Harian TopSkor, Mantap di TopSkor.id
Total Komentar 0
Tulis Komentar +
ARTIKEL SEBELUMNYA