#1
TOPSKOR   |   Harian Olahraga Pertama di Indonesia
Bottas Selamatkan Wajah Mercedes
02 July 2019 15:00 WIB
SPIELBERG – Max Verstappen bukan satu-satunya pusat perhatian dalam putaran kesembilan Formula 1 (F1) di Sirkuit Red Bull Ring, Austria, Minggu (30/6). Pembalap Mercedes AMG Petronas, Lewis Hamilton dan Valtteri Bottas, juga menjadi pembicaraan menyusul kinerja keduanya yang ada di bawah performa (under perform).

Mendominasi delapan putaran awal memang membuat Mercedes dijagokan meraih gelar juara dunia, musim ini. Namun, kekuatan yang mereka tunjukkan pada lomba-lomba sebelumnya tak terlihat di Grand Prix Austria.

“Kami selalu berada di mode aman karena mesin terlalu panas. Saya merasa kami tidak seharusnya ikut lomba. Tapi, secara keseluruhan, saya senang karena dapat menjaga ritme balap agar bisa finis di podium,” kata Bottas yang berhasil menyelamatkan muka Mercedes di GP Austria. 


Baca Juga :
- Tujuh Tim Formula 1 Asal Britania Raya Bersatu Perangi Corona
- McLaren Tetap Akan Ganti Mesin Mobilnya ke Mercedes pada Musim 2021

Cuaca terik di Sirkuit Red Bull Ring memang membuat setiap pembalap harus bisa mengendalikan lomba. Trek memiliki karakter tanjakan dan turunan yang cukup curam hingga membuat mesin bekerja sedikit lebih keras.

“Masalah yang ada saat lomba lebih besar dari yang kami bayangkan. Selain itu, kami kehilangan dampak aerodinamika. Tapi, masalah terbesar kami adalah mesin, tanjakan dan angin dari pantai,” ujar pria asal Finlandia itu.

Hamilton beberapa kali terlihat kesulitan mengendalikan W10. Bahkan, ia dengan mudah dilewati sang rival, Sebastian Vettel, untuk mengambil alih posisi keempat. Namun, Hamilton mengaku beruntung bisa menyelesaikan lomba.

“Saya menekan semampunya tapi terbatasi suhu mesin. Kami berjuang keras dengan suhu cuaca. Trek menanjak dan menurun seitar 400 meter lebih per lap. Jika kami punya masalah pada suhu mesin, mungkin kami bisa menang,” kata Hamilton.


Baca Juga :
- Bottas Ingin Segera Bicarakan Kontrak dengan Mercedes
- Terkait DAS, Kepala Tim Ferrari Percaya dengan Keputusan FIA

Prinsipal Mercedes Toto Wolff mengatakan tim sudah mengantisipasi masalah yang bakal muncul di perlombaan. “Kami membuat ruang terbuka sebisa mungkin untuk menurunkan suhu mesin. Akhirnya, kami tak bisa berlomba dengan bagus,” kata Wolff.

Meski gagal menang, Wolff yakin Mercedes bangkit pada lomba berikutnya di Sirkuit Silverstone, Inggris. “Dari hari terburuk kami mendapat pelajaran berharga. Itu yang kami rencanakan untuk balapan di Silverstone,” kata pria 45 tahun itu.*MUHAMAD FADLI RAMADAN 

BERITA TERKAIT

Total Komentar 0
Tulis Komentar +
ARTIKEL SEBELUMNYA