#1
TOPSKOR   |   Harian Olahraga Pertama di Indonesia
INFOGRAFIS
Sebastian Vettel Masih Percaya Kemampuan Ferrari
28 June 2019 13:14 WIB
MARANELLO – Pembalap Scuderia Ferrari Mission Winnow Sebastian Vettel tak merasa frustrasi walau tak kunjung meraih kemenangan. Bayangkan, kali terakhir dirinya menjejak podium tertinggi adalah 26 Agustus 2018 atau di Grand Prix (GP) Belgia. Dengan kata lain, sudah 16 putaran dirinya tak mampu finis terdepan.

Vettel sebenarnya hampir memenangi GP Kanada, belum lama ini, karena menyelesaikan lomba di posisi pertama. Sayang, pengawas lomba menganggap dirinya memotong jalur dan mendapat penalti lima detik. Situasi ini membuat Lewis Hamilton, sang rival, dinyatakan sebagai pemenang.

“Saya tidak frustrasi hanya karena gagal memenangi 15 lomba. Tim sudah melakukan yang terbaik dan saya pikir setidaknya ada dua peluang besar, tahun ini. Walaupun masalah teknis yang dialami Charles Leclerc di Bahrain juga seperti hukuman untuk saya,” kata Vettel seperti dilansir Crash.com.


Baca Juga :
- Staf McLaren yang Dikarantina karena Positif Corona Sudah Pulang ke Rumah
- Bernie Ecclestone: Tak Usah Gelar Formula 1 2020

Pembalap asal Jerman itu menegaskan tetap fokus menghadapi sisa lomba. “Semua bergantung bagaimana kita melihat masa lalu. Tapi, secara umum, saya cukup senang dengan kinerja mobil. Anda boleh merasa kuat tapi bukan berarti lantas bisa mendominasi 15 lomba terakhir,” ucapnya.

Hingga F1 2019 melewati delapan putaran, Ferrari belum mampu memberikan mobil terbaik untuk Vettel dan Leclerc. Prinsipal Ferrari Mattia Binotto pun menganggap ini sebagai pembelajaran karena sebagian besar orang-orang yang mengisi posisi penting di tim, mengalami perombakan.

“Saya bukan orang yang terlalu memikirkan hal-hal buruk, melainkan hanya melihat ke depan sebagai bagian dari tim. Itulah yang jadi fokus utama kami sekarang. Saya coba membantu sebisa mungkin dan telah memikirkan lomba berikutnya agar mobil (SF90) ada di jalur yang tepat,” kata Vettel.

Meski SF90 kalah cepat dibandingkan W10 milik Mercedes AMG Petronas dan RB15 punya Red Bull Racing, Vettel merasa mobil memiliki kinerja cukup baik. Ia pun meminta tim mengurangi tensi pekerjaan karena optimis tunggangannya bisa tampil kuat pada beberapa lomba di depan.

“Tak ada tantangan besar, saat ini. Berbeda dengan tahun lalu atau sebelumnya, kami dalam posisi lebih baik bila dibandingkan 2015 dan 2016. Bahkan, sejak 2017, tim ada di jalur tepat. Tapi, tetap harus memikirkan masa depan karena jika fokus pada masa lalu akan membuang waktu,” ujarnya.

Sejak kemenangan terakhir, Vettel setidaknya delapan kali finis di zona podium. “Saya pikir, yang terpenting adalah menganalisa jalannya lomba terakhir dan memahami apa yang kami perlukan untuk bisa lebih baik. Jika bisa diatasi, kami akan mampu melihat (peluang di) masa depan,” tutur Vettel.


Baca Juga :
- Leclerc dan Vettel Semakin Saling Percaya di Tahun 2020
- Mencoba Netral, Leclerc Senang Jika Vettel Bertahan, tapi Keputusan Ada di Ferrari

Tapi, Vettel menegaskan jika kemenangan akan penting untuknya dan tim, musim ini. Walau sejatinya hal tersebut bukan satu-satunya. Bagaimanapun, juara dunia F1 empat kali itu akan berusaha keras demi mengakhiri paceklik dan kembali memberikan persaingan yang ketat terhadap Mercedes.

“Pasti lebih indah meraih kemenangan daripada finis kelima. Tapi, saya tak ingin membuang waktu untuk memikirkan masa lalu. Saya rasa, kunci konsentrasi kami adalah memikirkan apa yang terpenting untuk membawa tim ada di posisi lebih baik pada lomba-lomba berikutnya,” Vettel menambahkan.*MUHAMAD FADLI RAMADAN

BERITA TERKAIT

Total Komentar 0
Tulis Komentar +
news
ARTIKEL SEBELUMNYA